Info

Aturan Dasar Permainan Korfball: Panduan Lengkap untuk Memahami Olahraga Unik dan Inklusif Ini

tim kerjunas korfball indonesia

Korfball adalah olahraga unik yang dimainkan oleh tim campuran pria dan wanita, yang mengedepankan kesetaraan gender dan kerja sama tim. Olahraga ini pertama kali diciptakan di Belanda oleh Nico Broekhuysen pada tahun 1902. Dengan cepat, korfball menjadi populer karena nilai-nilai positif yang diusungnya, seperti fair play dan inklusivitas. Bagi mereka yang ingin memahami bagaimana permainan ini dijalankan, berikut adalah ulasan lengkap mengenai aturan dasar permainan korfball yang akan membantu Anda menguasai konsepnya dan menikmati pertandingan.

Tujuan Permainan Korfball

Tujuan utama dari permainan korfball adalah mencetak gol dengan melemparkan bola ke dalam keranjang lawan (korf) yang dipasang pada tiang setinggi 3,5 meter. Permainan ini dimainkan oleh dua tim, masing-masing terdiri dari delapan pemain, dengan komposisi yang seimbang, yaitu empat pria dan empat wanita. Setiap tim harus bekerja sama untuk menyerang dan bertahan, dengan peralihan posisi yang diatur secara bergantian.

Aturan Dasar Permainan Korfball

Berikut adalah aturan dasar yang menjadi panduan dalam permainan korfball:

1. Lapangan Permainan

  • Ukuran Lapangan: Lapangan korfball berbentuk persegi panjang dengan ukuran standar 40 meter x 20 meter. Lapangan dibagi menjadi dua zona: zona penyerangan dan zona pertahanan.
  • Keranjang (Korf): Terdapat dua keranjang, satu untuk masing-masing tim, yang dipasang di tiang setinggi 3,5 meter tanpa papan pantul. Tiang keranjang ditempatkan di dalam setiap zona penyerangan.

2. Tim dan Komposisi Pemain

  • Jumlah Pemain: Setiap tim terdiri dari delapan pemain, dengan komposisi empat pria dan empat wanita.
  • Peran Pemain: Setiap tim dibagi menjadi dua kelompok: pemain penyerang dan pemain bertahan. Selama periode tertentu, peran ini akan berganti agar semua pemain dapat merasakan posisi menyerang dan bertahan.

3. Durasi Permainan

  • Waktu Pertandingan: Korfball dimainkan dalam dua babak, masing-masing berdurasi 25 atau 30 menit, tergantung pada peraturan turnamen atau kompetisi yang berlaku. Di antara kedua babak, terdapat waktu istirahat selama 10 menit.
  • Perpanjangan Waktu: Jika terjadi skor imbang pada pertandingan penting (seperti turnamen), perpanjangan waktu dapat dilakukan untuk menentukan pemenang.

4. Cara Bermain dan Mencetak Gol

  • Penguasaan Bola: Pemain hanya boleh memegang bola selama tiga detik dan harus melepaskan bola dengan operan atau tembakan. Berlari sambil membawa bola tidak diperbolehkan.
  • Mencetak Gol: Gol dicetak ketika bola dilemparkan ke dalam keranjang lawan. Keranjang yang berhasil dimasukkan bola dihitung sebagai satu poin.
  • Perpindahan Zona: Pemain bertahan dan penyerang akan berganti posisi setelah tim lawan mencetak gol atau setelah periode waktu tertentu. Perpindahan ini dilakukan untuk memastikan semua pemain merasakan kedua peran.

5. Pertahanan Berdasarkan Gender

  • Penjagaan Pemain: Pemain hanya boleh menjaga atau menghalangi lawan yang memiliki jenis kelamin yang sama. Misalnya, pemain pria hanya boleh menjaga pemain pria, dan pemain wanita hanya boleh menjaga pemain wanita. Aturan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan fisik dan fair play.
  • Larangan Kontak Fisik: Korfball adalah olahraga yang menekankan fair play, sehingga kontak fisik yang berlebihan dilarang. Kontak fisik yang disengaja atau berlebihan akan dihukum sebagai pelanggaran.

6. Pelanggaran dan Hukuman

  • Traveling (Langkah Berlebih): Pemain tidak diperbolehkan berlari atau melangkah lebih dari satu langkah dengan bola di tangan. Setelah menerima bola, pemain harus berhenti dan melepaskan bola melalui operan atau tembakan.
  • Screening: Pemain dilarang membuat screen atau blok untuk menghalangi lawan.
  • Zona Pelanggaran: Pelanggaran yang terjadi di zona penyerangan dapat menyebabkan tendangan bebas atau penalti bagi tim lawan, tergantung pada jenis pelanggarannya.

7. Operan dan Tembakan

  • Operan Bebas: Pemain diizinkan untuk mengoper bola ke rekan setim dengan berbagai teknik operan (lemparan datar, melambung, dll.) selama tidak melanggar aturan mengenai waktu dan langkah.
  • Tembakan ke Keranjang: Pemain harus mencoba mencetak gol tanpa terhalang oleh lawan. Namun, jika lawan dengan posisi pertahanan yang baik menghalangi (misalnya, berdiri di dekat penembak dengan tangan diangkat), maka tembakan dianggap “terganggu” dan sulit untuk mencetak poin.

8. Pergantian Pemain

  • Pergantian Bebas: Pergantian pemain dapat dilakukan sesuai kebutuhan, dengan ketentuan pemain pengganti harus memiliki jenis kelamin yang sama dengan pemain yang diganti untuk menjaga keseimbangan tim.

Strategi dan Taktik dalam Korfball

Selain memahami aturan dasar, korfball juga melibatkan berbagai strategi dan taktik untuk memenangkan pertandingan. Tim harus bekerja sama dalam menyerang dengan menciptakan ruang dan peluang tembakan. Gerakan tanpa bola, pengalihan, dan komunikasi yang baik sangat penting untuk menciptakan peluang mencetak gol. Dalam bertahan, pemain harus menjaga posisi dengan baik dan mencegah lawan mendapatkan peluang tembakan.

Nilai-Nilai yang Ditekankan dalam Korfball

Korfball tidak hanya mengajarkan keterampilan fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai penting seperti kesetaraan, kerja sama, dan sportivitas. Dengan melibatkan pemain pria dan wanita dalam satu tim, korfball menciptakan suasana kompetisi yang inklusif dan saling menghormati.

Kesimpulan

Korfball adalah olahraga yang unik dan inklusif, dengan aturan yang menekankan kerja sama, kesetaraan gender, dan fair play. Dengan memahami aturan dasar permainan, siapa pun dapat menikmati dan berkontribusi dalam olahraga ini. Korfball tidak hanya menguji keterampilan fisik, tetapi juga kemampuan berpikir strategis dan kerja tim, menjadikannya olahraga yang menyenangkan dan mendidik untuk dimainkan oleh semua orang.

BACA JUGA : Sejarah dan Asal Usul Korfball: Olahraga Tim yang Mengedepankan Kesetaraan Gender

Read More
Info

Sejarah dan Asal Usul Korfball: Olahraga Tim yang Mengedepankan Kesetaraan Gender

Korfball 3 lawan 3

Korfball adalah olahraga tim yang mungkin belum setenar sepak bola atau bola basket, tetapi memiliki sejarah dan konsep yang unik. Korfball dimainkan dengan mengutamakan kerja sama antara pemain pria dan wanita dalam satu tim, menjadikannya salah satu olahraga campuran pertama yang mengedepankan kesetaraan gender di dunia. Sejak awal diciptakan di Belanda hingga menjadi olahraga internasional yang diakui, perjalanan korfball penuh dengan inovasi dan nilai-nilai positif yang pantas diapresiasi.

Awal Mula Korfball: Dari Belanda ke Dunia

Korfball pertama kali ditemukan oleh seorang guru asal Belanda bernama Nico Broekhuysen pada tahun 1902. Saat itu, Broekhuysen bekerja sebagai guru di Amsterdam dan mengajar di sekolah-sekolah dengan pendekatan pendidikan fisik yang inovatif. Ia menciptakan korfball sebagai cara untuk mengajarkan siswa-siswanya nilai-nilai kerja sama, kesetaraan, dan kompetisi yang sehat.

Broekhuysen terinspirasi dari permainan Swedia bernama ringboll, yang melibatkan pelemparan bola ke dalam lingkaran. Namun, ia memodifikasi permainan ini dengan aturan dan konsep baru. Istilah “korf” dalam korfball berasal dari bahasa Belanda yang berarti “keranjang,” mengacu pada keranjang tinggi yang digunakan sebagai tujuan mencetak skor. Broekhuysen merancang permainan ini agar dapat dimainkan oleh pria dan wanita secara bersama-sama, menekankan kerja sama tim dan kesetaraan gender, yang pada masa itu merupakan gagasan progresif.

Konsep Dasar dan Aturan Permainan

Korfball dimainkan oleh dua tim, masing-masing terdiri dari delapan pemain: empat pria dan empat wanita. Permainan ini dimainkan di lapangan berbentuk persegi panjang yang terbagi menjadi dua zona, yaitu zona penyerangan dan zona pertahanan. Setiap tim memiliki tugas menyerang dan bertahan bergantian setiap periode tertentu.

Tujuan dari permainan ini adalah melempar bola ke dalam keranjang (korf) lawan yang ditempatkan di tiang setinggi 3,5 meter tanpa papan pantul. Beberapa aturan penting dalam korfball yang membedakannya dari olahraga bola lainnya adalah:

  1. Pemain Tidak Boleh Berlari dengan Bola
    Dalam korfball, pemain tidak diperbolehkan berlari sambil membawa bola. Mereka harus berhenti dan mengoper bola kepada rekan satu tim atau mencoba mencetak gol.
  2. Pertahanan Berdasarkan Gender
    Pemain hanya boleh menjaga atau menghadang lawan yang memiliki gender yang sama. Aturan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan fisik antara pemain pria dan wanita.
  3. Tidak Ada Kontak Fisik
    Permainan ini menekankan fair play dengan larangan kontak fisik berlebihan antara pemain. Hal ini bertujuan untuk mencegah cedera dan menciptakan suasana permainan yang sportif.

Penyebaran dan Perkembangan Korfball

Setelah diciptakan di Belanda, korfball dengan cepat menyebar ke negara-negara tetangga seperti Belgia, yang hingga saat ini menjadi salah satu pusat kekuatan korfball dunia. Pada tahun 1903, pertandingan korfball pertama yang tercatat berlangsung di Belanda, dan permainan ini mulai menarik perhatian sebagai olahraga yang unik dan inklusif.

Pada tahun 1920, korfball mulai dikenal secara internasional ketika dipertandingkan sebagai demonstrasi dalam Olimpiade Musim Panas di Antwerp, Belgia. Ini memberikan eksposur internasional yang signifikan, meskipun olahraga ini belum masuk sebagai cabang olahraga resmi di Olimpiade. Sejak itu, korfball mulai berkembang di berbagai negara Eropa dan kemudian meluas ke benua lain.

Pembentukan Federasi Korfball Internasional

Untuk mengorganisasi dan mempromosikan olahraga ini secara global, Federasi Korfball Internasional (International Korfball Federation/IKF) didirikan pada tahun 1933. IKF bertugas mengatur peraturan permainan, mengadakan turnamen internasional, dan mempromosikan korfball di berbagai negara. Hingga kini, IKF telah beranggotakan lebih dari 60 negara yang aktif berpartisipasi dalam turnamen korfball dunia, seperti Kejuaraan Dunia Korfball yang diadakan setiap empat tahun.

Korfball di Era Modern

Seiring dengan berkembangnya zaman, korfball terus beradaptasi dengan kebutuhan olahraga modern. Kompetisi korfball di tingkat internasional, seperti Kejuaraan Eropa, Kejuaraan Dunia, dan Piala Dunia Korfball, menjadi ajang yang menarik banyak perhatian. Korfball juga menjadi salah satu olahraga yang diakui oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan terus berupaya untuk mendapatkan pengakuan yang lebih luas.

Keunikan korfball sebagai olahraga campuran yang menekankan kesetaraan gender telah menjadikannya simbol persatuan dan kerja sama antara pria dan wanita. Olahraga ini juga dianggap sebagai alat pendidikan yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai penting, seperti kerja sama tim, penghormatan antar-gender, dan fair play.

Nilai-Nilai yang Ditanamkan dalam Korfball

Korfball menanamkan banyak nilai positif yang membuatnya unik dan relevan dalam dunia olahraga modern. Beberapa nilai tersebut meliputi:

  1. Kesetaraan Gender
    Dengan aturan bahwa setiap tim terdiri dari pria dan wanita dalam jumlah yang sama, korfball mempromosikan kesetaraan dan kerja sama tanpa memandang gender. Hal ini mencerminkan upaya untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan menghargai perbedaan.
  2. Kerja Sama Tim
    Korfball menekankan pentingnya kerja sama tim dalam mencapai tujuan. Setiap pemain harus berkontribusi dan bekerja sama dengan rekan-rekannya untuk mencetak skor dan bertahan.
  3. Sportivitas dan Fair Play
    Dengan larangan kontak fisik dan penekanan pada permainan bersih, korfball menciptakan suasana kompetisi yang sehat dan sportif.
  4. Keseimbangan Fisik dan Keterampilan
    Dalam korfball, kecepatan, ketepatan, dan strategi lebih diutamakan dibandingkan kekuatan fisik semata. Hal ini memungkinkan semua pemain, baik pria maupun wanita, untuk berkontribusi secara maksimal dalam permainan.

Kesimpulan

Korfball adalah olahraga yang unik dengan sejarah dan konsep yang menekankan kesetaraan gender dan kerja sama. Dari awal penciptaannya oleh Nico Broekhuysen di Belanda hingga menjadi olahraga internasional, korfball telah berkembang menjadi simbol kesetaraan dan kerja sama yang menginspirasi. Dengan nilai-nilai yang ditanamkan, korfball tidak hanya menjadi permainan fisik, tetapi juga alat pendidikan yang memperkuat hubungan sosial dan penghormatan antar-gender. Olahraga ini terus berkembang di berbagai negara, membawa pesan persatuan dan inklusivitas ke seluruh dunia.

BACA JUGA : Manfaat dan Teknik Dasar Olahraga Korfball untuk Pemula dan Profesional 2024

Read More
Tips

Manfaat dan Teknik Dasar Olahraga Korfball untuk Pemula dan Profesional 2024

Setting posisi penjagaan

Korfball: Olahraga Unik dan Seru yang Wajib Dicoba

Korfball adalah olahraga tim yang menarik dan unik, menggabungkan elemen dari bola basket dan netball. Diciptakan di Belanda pada awal abad ke-20, korfball dirancang untuk dimainkan oleh tim campuran pria dan wanita, menjadikannya salah satu dari sedikit olahraga yang mendorong kesetaraan gender dalam permainan. Dalam korfball, setiap tim terdiri dari delapan pemain: empat pria dan empat wanita. Tujuannya adalah untuk mencetak gol dengan memasukkan bola ke dalam keranjang (korf) lawan.

Permainan ini dimainkan di lapangan dengan dua zona, satu untuk menyerang dan satu untuk bertahan, dengan pemain bertukar peran setiap dua gol. Ini menciptakan dinamika yang menarik dan membutuhkan keterampilan dalam menyerang dan bertahan. Korfball menekankan kerjasama tim, strategi, dan kecepatan, menjadikannya olahraga yang menantang dan menyenangkan.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang korfball atau ingin mengikuti pertandingan secara langsung. Kami, situs sportsbook terpercaya, adalah tempat yang tepat. Dengan platform yang aman dan user-friendly, Kami memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik dalam mengikuti dan bertaruh pada olahraga favorit Anda.

Tembakan jitu Korfball

Bagi mereka yang tertarik mencoba korfball, olahraga ini menawarkan banyak manfaat. Selain meningkatkan kebugaran fisik, korfball juga membantu mengembangkan keterampilan sosial dan kerjasama tim. Ini adalah olahraga yang menyenangkan dan menantang, cocok untuk semua usia dan kemampuan. Mabosplay menyediakan informasi lengkap tentang jadwal pertandingan, tim, dan pemain, serta menawarkan peluang taruhan yang menarik untuk pertandingan sportsbook.

Dengan nilai-nilai kesetaraan dan kerjasama yang kuat, korfball adalah olahraga yang tidak hanya menawarkan kesenangan dan tantangan, tetapi juga pelajaran penting tentang kerja tim dan saling menghormati. Jadi, jika Anda mencari olahraga baru yang unik dan menarik, korfball adalah pilihan yang tepat untuk Anda coba.

BACA JUGA : Fakta Dan Aturan Tentang Korfball 2023

Read More
Info Tips

Fakta Dan Aturan Tentang Korfball 2023

Fakta Dan Aturan Tentang Korfball 2023

Pernahkah Anda mendengar olahraga bernama Korfball? Game ini mungkin asing bagi Anda, tetapi merupakan game bola yang populer di Belanda. Korfball mirip dengan basket dan netball yang biasa orang – orang akaun bertaruh pada olahraga jenis ini di WMCASINO. Permainan ini ditemukan sekitar satu abad yang lalu oleh guru Belanda Nico Broekhuysen. Coffball adalah olahraga campuran yang dimainkan antara dua tim yang terdiri dari delapan pemain, empat pria dan empat wanita. Ada lebih dari 90.000 pemain corpball dan sekitar 500 klub di Belanda. Wanita dan pria disini akan bersaing bersama dalam permainan olahraga ini. Baca terus untuk mengetahui asal-usul Korfball, aturan mainnya, peralatan Korfball, cara bermain, taruhan olahraga Korfball, dan lainnya.

Sejarah Singkat Coffball

Nico Broekhuysen mendirikan Korfball pada tahun 1902 saat mengajar siswa di Amsterdam. Dia terinspirasi oleh permainan Swedia bernama “ringboll” yang dia pelajari saat mengikuti kursus pelatihan di Swedia. Di Ringboll, pemain mencetak poin dengan melempar bola melalui ring yang terpasang pada tiang 3m. Baik pria maupun wanita memainkan Ringboll. Ketika Broekhuysen sudah kembali ke Amsterdam ia memutuskan untuk mengajari para murid-muridnya untuk permainan Swedia. Namun, alih-alih menggunakan ring, ia menggantinya dengan Korf (Bahasa Belanda untuk keranjang) untuk memudahkan pemain menentukan apakah mereka mencetak gol atau tidak. Selain itu, Broekhuysen telah menyederhanakan aturan permainan sehingga segala usia dapat memahami dan berpartisipasi dalam olahraga tersebut. Pada awalnya, orang menolak untuk memperhatikan olahraga baru karena laki-laki dan perempuan bermain bersama. Pada satu titik, pemain dituduh melakukan tindakan asusila. Terlepas dari semua kritik, kopeball tampil sebagai olahraga demonstrasi di Olimpiade Musim Panas 1920 dan 1928. Setelah acara ini, olahraga terus diterima secara luas. Saat ini dimainkan di lebih dari 60 negara termasuk Inggris, Amerika Serikat, Wales, Yunani, India, Afrika Selatan, Nigeria, Swedia, Irlandia dan Hong Kong.

Coffball Dan Taruhan Olahraga

Selain mencatat peningkatan partisipasi setiap tahun, Korfball menjadi pilihan taruhan yang populer di Belanda. Semakin banyak situs taruhan teratas di Belanda memasukkan acara nasional dan internasional Korfball di sportsbook mereka dan menawarkan peluang besar bagi para petaruh. Jika Anda seorang pemain Belanda yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda, Anda mungkin ingin mempertimbangkan Korfball.

Fakta Dan Aturan Tentang Korfball

Aturan Permainan

Berikut adalah beberapa aturan Korfball yang perlu Anda ketahui.
• Coffball dimainkan dengan tangan saja.
• Pemain tidak boleh bergerak dengan bola di tangannya.
• Pemain tidak boleh menembak jika pemain lawan berada dalam jarak lengan dari pemain tersebut.
• Kontak fisik minimal diperbolehkan dalam corpball. Tackle dan holding tidak diizinkan.
• Ukuran lapangan indoor corpball harus 20m x 40m dan lapangan outdoor harus 30m x 60m.
• Sebuah tim corpball akan terdiri dari 4 pemain wanita dan 4 pria.
• Tim berpindah sisi setelah setiap gol kedua. Artinya, penyerang berubah menjadi pembela dan sebaliknya.
• Pertandingan bola golf terdiri dari dua bagian. Setiap pertandingan berlangsung selama 35 menit, dengan istirahat 10 menit setelah babak pertama.
• Tujuan dari permainan corpball adalah untuk mencetak poin dengan melemparkan bola ke gawang lawan.
• Tim dengan perolehan poin terbanyak di akhir pertandingan akan dinyatakan sebagai pemenang.
• Jika kedua tim imbang pada akhir pertandingan, pertandingan akan dinyatakan seri.

Perbedaan Antara Coffball Dan Bola Basket

Ada beberapa kesamaan antara Korfball dan bola basket, namun kedua olahraga tersebut berbeda. Coffball dimainkan oleh dua tim yang terdiri dari delapan pemain, sedangkan bola basket dimainkan oleh dua tim yang terdiri dari lima pemain. Selain itu, tim corpball memiliki pria dan wanita, sedangkan tim bola basket hanya memiliki satu jenis kelamin. Selain itu, keranjang Korfball dipasang pada tiang setinggi 11 kaki dan ring basket setinggi 10 kaki. Perbedaan lain antara kedua olahraga tersebut adalah pemain tidak dapat bergerak dengan bola di Korfball, tetapi dapat menggiring bola dengan bola basket.

Baca Juga : Korfball: Olahraga yang mungkin belum pernah Anda dengar sangat populer di Wales

Keseluruhan

Korfball adalah olahraga yang berkembang pesat di Inggris, AS, Eropa, Afrika, dan banyak negara lainnya. Ini adalah olahraga yang sepenuhnya eksklusif di mana pria dan wanita dapat bersaing bersama. Olahraga ini dengan cepat mendapatkan penerimaan di seluruh dunia. Korfball adalah gim seru dan cepat yang ingin ditonton dan dimainkan siapa pun.

Read More
Info

Korfball: Olahraga yang mungkin belum pernah Anda dengar sangat populer di Wales

Korfball Olahraga yang mungkin belum pernah Anda dengar sangat populer di Wales

Pernahkah Anda mendengar tentang korfball?

Mungkin tidak, tetapi Wales baru-baru ini menjadi tuan rumah salah satu acara olahraga paling bergengsi. Ini adalah olahraga campuran gender yang kurang dikenal. Selain itu, korfball juga digambarkan sebagai persilangan antara bola jaring dan bola basket. Dan Wales termasuk dalam 25 negara corfball teratas dunia. Sebagai sebuah negara Kami secara teratur berkompetisi di kejuaraan dunia dan Eropa. Dan bulan lalu Cardiff menjadi tuan rumah putaran pertama Piala Europa. yang setara sepak bola dengan korfball di Liga Champions.

Setelah bermain korfball di Wales Sulit untuk melebih-lebihkan rasa frustrasi saya ketika saya memberi tahu orang-orang, “Saya pemain korfball internasional” dan mereka tidak langsung menawari saya minum atau meminta tanda tangan.

Jadi nikmati panduan pemula untuk olahraga ini!

Apa sebenarnya Korfball itu?

Korfball mirip dengan Bola Jaring dan Bola Basket karena Anda mencetak poin dengan melempar bola melewati ring. Pelek disebut korf (kata Belanda untuk keranjang) Anda mendapatkan dua bola langkah dan korf di tengah masing-masing babak. Jadi pola Anda adalah lingkaran. Apa yang membuat korfball berbeda dari olahraga lain di dunia adalah bahwa ini adalah satu-satunya olahraga yang menawarkan kesetaraan sejati. Ada empat pria dan empat wanita dalam tim. Tapi laki-laki hanya bisa menandai laki-laki dan perempuan hanya bisa menandai perempuan.

Ini berarti bahwa meskipun wanita mungkin tidak setinggi atau sekuat pria dalam tim, Tapi jika dia pemain yang lebih baik daripada wanita yang melindunginya. Dia adalah orang yang paling penting di lapangan. Korfball ditemukan oleh seorang guru sekolah Belanda pada tahun 1902 sekitar waktu yang sama dengan bola basket.

Sayang sekali untuk korfball. Bola basket memiliki pemasaran yang jauh lebih baik. Olahraga yang berasal dari Belanda ini dimainkan di 67 negara dan Belanda memiliki 580 klub dan 100.000 pemain.

Beginilah cara Korfball dibuat di Wales

Beginilah cara Korfball dibuat di Wales
Asosiasi Bola Korf Welsh (WKA), atau Cymdeithas Pêl-Corff Cymru, baru dibentuk pada tahun 2002 tetapi telah mengalami pertumbuhan yang mengesankan. Mungkin untuk lebih jelas permainan korfball ini mirip dengan tema di salah satu situs judi slot hacker 2022 yang menggambarkan permainan korfball yang di bungkus menjadi slot. Jumlah pemain Welsh terus bertambah dengan 11 tim bersaing di 5 klub dengan ratusan tim dan pemain internasional. Direktur Pengembangan WKA, James Wilcox, mengatakan: “Dalam lima tahun terakhir di Wales Klub universitas baru dibentuk di Aberystwyth dan Cardiff Metropolitan, bergabung dengan klub yang didirikan di Universitas Cardiff.

“Saat itu, Raptors telah berubah dari start-up menjadi klub top di Wales dengan tiga tim dalam dua divisi.

Cardiff City adalah klub paling sukses di Wales. Tetapi dengan pertumbuhan yang cepat di Wales Posisi ini bisa segera ditantang oleh tim seperti Raptors atau klub yang lebih baru. “Lanskap Corfball di Wales adalah salah satu kreativitas dan peluang yang ingin kami kejar selama lima tahun ke depan.”

Semua klub berkompetisi di Liga Nasional Welsh, dengan Cardiff Raptors juga berkompetisi di Liga Regional Barat. dengan klub dari jauh seperti Basingstoke, Oxford dan Southampton Presiden Raptors Korfball James Macleod, yang baru-baru ini berkompetisi di Piala Europa, mengatakan: “Melihat klub bermain di level ini berarti kerja keras di dalam dan di luar lapangan yang dilakukan semua orang di klub tidak sia-sia. “Bermain di level ini juga memberi klub faktor positif yang nyata. Dan sekarang kami ingin terus bersaing di level ini setiap tahun.”

Wales di panggung internasional

Tim nasional juga dimulai pada tahun 2002 dan mengejutkan banyak pemain Welsh dengan sistem tersebut. Sebagian besar tim mulai bermain korfball di perguruan tinggi dan bahkan tidak tahu apa itu korf sampai mereka dewasa.

Sebagai seseorang yang tingginya 5 kaki 8 inci dan memulai korfball pada usia 19, saya dapat membuktikan Baptism of Fire memainkan pemain Belanda setinggi 6 kaki 7 yang bermain sebelum dia memulai sekolah dasar. Tim telah memulai awal yang besar selama dua tahun terakhir di bawah pelatih baru mereka, Tom Brady.Nick Wilkins adalah kapten nasional saat ini.

Pencetak gol terbanyak dalam sejarah Welsh Corfball

Dalam 11 tahun mewakili negaranya, dia mencetak 98 gol dalam 54 pertandingan dan merupakan pencetak gol terbanyak dalam sejarah corfball Welsh. Ketika ditanya tentang bagaimana Wales dapat bersaing dengan negara lain “Ini kombinasi dari beberapa hal,” katanya. Gaya bermain yang sangat bagus dan pelatihan yang sangat bagus.”

– Kami memiliki pemain inti yang sangat berdedikasi. Mereka bersedia mencurahkan waktu dan pelatihan ekstra untuk membantu mereka bersaing dengan negara-negara yang lebih besar.

– Selama sekitar dua tahun ada perasaan bahwa corfball Wales sedang menurun dan sulit dipercaya menjadi bagian dari tim.

Baca juga : Aturan Dasar Korfball Untuk Pemula

Read More
Info

Aturan Dasar Korfball Untuk Pemula

Aturan Dasar Korfball Untuk Pemula

Para pemain dalam tim dibagi menjadi dua area, menyerang dan bertahan, masing-masing terdiri dari dua pria dan dua wanita. Segera setelah mencetak dua gol, pembagian beralih di mana penyerang menjadi bek dan sebaliknya. Seorang pemain hanya bisa bertahan melawan pemain dengan jenis kelamin yang sama. Pitch terdiri dari dua zona dan setiap harpa memiliki korps. Ada garis pemisah bagian dalam antara dua area. Dimensi lapangan adalah 40m x 20m dan dimensi zona adalah 20m x 20m. Pos adalah 6,67 m dari garis luar. Titik penalti berada 2,5 meter di depan tiang gawang. Dua lingkaran ditarik pada jarak 2,5 m dari tiang dan titik pinalti.

Pertandingan korfball terdiri dari dua babak dan tujuan keseluruhannya adalah mencetak gol sebanyak mungkin dengan melemparkan bola melalui korf dari atas. Wasit tidak mengizinkan gol dalam keadaan berikut:

  • Namun, jika dia menembak (atau sinyalnya hilang) di akhir permainan, jika bola telah meninggalkan tangan penyerang yang menembak dan berada di luar jangkauan pemain lain pada saat peluit dibunyikan, atau ketika sinyal A gol mencetak gol ketika tembakan melintasi korteks.
  • Mengamati pelanggaran yang dilakukan oleh tim penyerang sebelum bola melewati korteks.
  • Bola mendarat melalui korps setelah dilempar langsung dari lemparan atau umpan bebas atau dimulai kembali dari zona pertahanan tim penyerang.
  • Dia sebelumnya mengamati keuntungan yang tidak semestinya di sisi ofensif.

Aturan Dasar Korfball Untuk Pemula

Aturan Selama Permainan Korfball

Selama permainan, hal-hal berikut dilarang:

  • Menyentuh bola dengan kaki Anda (di bawah lutut) atau kaki
  • Memukul bola dengan kepalan tangan
  • Menangkap, menangkap, atau mengetuk bola ketika bagian tubuh selain kaki menyentuh tanah.
  • Berlari/berjalan dengan bola. Anda hanya bisa berputar dengan satu kaki saat menguasai bola.
  • Permainan solo
  • Mengoper bola ke pemain lain di tim Anda
  • Ketuk, ambil, atau jalankan bola dari tangan lawan Anda
  • Mendorong, menempel, menghalangi, atau menghalangi lawan.
  • Mengganggu lemparan bola lawan
  • Bermain di luar wilayah Anda
  • Menembak dari posisi bertahan
  • Untuk mencetak gol dari zona pertahanan tim penyerang atau langsung dari umpan bebas atau restart
  • Untuk memindahkan pos untuk mempengaruhi bidikan.
  • Ambil galah untuk melompat, berlari, atau bergerak cepat
  • Melebihi batas waktu yang diperbolehkan di zona serangan (25 detik tanpa menyentuh korf atau skor). Aturan ini hanya berlaku untuk korfball profesional dan internasional.

Korfball adalah olahraga yang dimainkan dengan tangan dalam arena persegi panjang di mana tim yang terdiri dari empat wanita dan empat pria mencoba menembak bola ke tiang gawang (bola basket) dan jika ingin bertaruh pada pertandingan olahraga bisa daftar sbobet casino sekarang. Jika salah satu dari aturan ini dilanggar, satu tim diberikan restart, tim penyerang diberikan umpan bebas, atau tim penyerang dihukum. Mulai kembali dari titik di mana pelanggaran terjadi atau di mana orang yang melakukan pelanggaran itu berdiri. Taker memiliki waktu 4 detik untuk mengoper bola, dan bola harus menempuh jarak setidaknya 2,5 meter dari titik awal agar pemain di kedua tim dapat menyentuh bola. Mengganggu restart tidak diperbolehkan. Penalti 2,5 meter di depan tiang. Semua pemain lain harus berada setidaknya 2,5 meter dari tiang dan area penalti. Daerah ini ditunjukkan oleh dua lingkaran. Memasuki area ini dilarang sampai bola meninggalkan tangan pengambil penalti.

Baca Juga : Perbedaan Korfball Dengan Olahraga Lain

Umpan bebas dilakukan di titik pinalti, dalam hal ini semua pemain kecuali pengambil harus berjarak 2,5 meter dari titik pinalti. Juga, pemain yang menyerang harus berjarak 2,5 meter dari satu sama lain. Setelah peluit berbunyi, pengambil memiliki waktu 4 detik untuk mengoper bola kepada rekan setimnya yang tidak diperbolehkan menyentuh bola atau memasuki area 2,5 meter sampai bola telah bergerak 2,5 meter dari titik umpan bebas. . Saat bola bergerak, bek bisa masuk ke zona 2,5 meter. Segera setelah bola menyentuh perimeter lapangan permainan, itu keluar dari permainan. Langit-langit tanah, orang, atau benda di luar lapangan bermain. Pertandingan dimulai kembali oleh tim lawan di luar outline.

Read More
Blog

Perbedaan Korfball Dengan Olahraga Lain

Perbedaan Korfball Dengan Olahraga Lain

Postingan ini adalah tentang aktivitas olahraga lainnya, atau aktivitas yang saya nikmati di masa lalu dan sekarang. Judulnya Netball vs Basket vs Korfball. Saya menyebutnya demikian karena ini adalah tiga olahraga yang telah saya lakukan dan masih tetap dekat di hati saya!

Bermain Netball di sekolah dasar. Tidak seperti Bola Basket, tetapi serupa, tetapi tidak seperti Bola Basket, ketika Anda memiliki bola, Anda harus tetap berada di tempat Anda berada dan mengopernya. Butuh beberapa saat untuk membiasakan diri dengan aturan, tetapi saya mulai terbiasa. Posisi saya adalah GS (Goal Shooter) karena saya merasa bisa membantu kami mendapatkan beberapa tembakan dan saya melakukannya dalam banyak kesempatan. Ingat bermain di Netball Rally ini, itu adalah turnamen besar untuk tim Netball. Menarik di game pertama kami, memenangkan sisa game kami dan memenangkan final, memenangkan Netball Rally! Salah satu hal terbaik yang pernah saya lakukan di sekolah.

Ketika saya masih di sekolah menengah, Netball hanya untuk anak perempuan, itu bagus – Bola basket ada di pikiran saya ketika datang ke olahraga! Banyak memainkannya di PE, sayangnya mereka tidak memiliki tim Kelas 7 ketika saya di sana, tetapi seiring berjalannya waktu, saya bermain untuk tim sekolah tahun saya melakukan taruhan olahrga melalui http://139.99.93.175/. Meskipun ada saat-saat saya tidak cocok dengan beberapa orang, saya masih bermain bersama mereka. Terjadi dengan semua olahraga – terkadang, Anda perlu bekerja dengan mereka yang tidak cocok untuk kepentingan tim. Jangan biarkan masalah pribadi memengaruhi kinerja Anda. Saya tidak mengatakan saya membenci orang-orang di tim, ada beberapa orang yang tidak saya percayai, tetapi saya belajar untuk tidak membiarkan hal-hal pribadi memengaruhi kinerja saya. Bermain Basket untuk sekolah sangat bagus; kami tak terkalahkan di Tahun 8, menjadi juara, menjadi juara lagi di Tahun 9, hanya kalah satu pertandingan. Di Tahun 10, kami berada di urutan kedua dan kalah dari rival utama kami, tetapi Tahun 11, kami tidak terkalahkan dan menjadi juara sekali lagi, menang di tahun terakhir kami! Mendapat MVP (Pemain Paling Berharga) di Tahun 9 dan memenangkan Trofi Bola Basket Clive Moore di Tahun 8. Kenangan indah tentang Bola Basket.

Perbedaan Korfball Dengan Olahraga lainya

Saat bermain untuk sekolah saya, saya juga bermain untuk tim profesional Bola Basket bernama Eastside Eagles, bahkan bermain untuk Waltham Forest (wilayah saya) beberapa kali.

Ketika datang ke Universitas, saya mendaftar untuk Bola Basket, tetapi saya terus melewatkan sesi. Saya kemudian menemukan Korfball, yang saya baca mirip dengan Basket dan Netball. Setelah mendengar itu, saya pikir saya akan mencobanya dan melihat seperti apa rasanya. Korfball benar-benar berbeda – dalam hal menandai orang, laki-laki menandai laki-laki dan perempuan menandai perempuan – sebuah aturan yang dengan cepat saya gunakan. Ada banyak aturan bola jaring yang terlibat, seperti tetap di tempat Anda berada saat Anda menguasai bola. Menembak benar-benar berbeda – jika seseorang menandai Anda dan Anda menembak, itu akan jatuh ke tim lain. Anda hanya dapat mengambil gambar jika tidak ada yang menandai Anda.

Belajar Korfball itu menyenangkan. Karena saya terbiasa dengan cara Bola Basket, saya menggunakan teknik penilaian Bola Basket, perlengkapan dan semua yang saya pelajari darinya. Dengan Korfball, saya belajar untuk tetap dengan orang yang Anda tandai, tetap bersama mereka dan tidak pernah mengalihkan pandangan dari mereka. Saya juga belajar untuk tidak pernah terburu-buru dalam hal mengoper ke orang lain dan tetap kuat dalam menyerang dan bertahan. Masih merasa bahwa saya harus banyak belajar tentang olahraga baru ini, tetapi itulah mengapa saya menyukainya – saya mendaftar ke Korfball karena saya ingin mencoba sesuatu yang baru.

Belajar banyak dari ketiga olahraga ini. Menurut pendapat saya, mereka semua memiliki beberapa kesamaan – mereka semua memiliki lapangan yang sama, semuanya adalah permainan bola dan semuanya terlihat sangat mirip. Perbedaannya adalah penandaannya. Dengan Bola Basket, Anda dapat menandai siapa pun yang Anda inginkan, tetapi dengan Netball dan Korfball, Anda menandai orang-orang tertentu, seperti posisi dan jenis kelamin. Netball membawa saya ke Bola Basket dan Bola Basket membantu saya bermain dan belajar lebih banyak tentang Korfball – lingkaran lucu itu, tapi pasti berharga. Korfball adalah olahraga dan hobi baru saya dan saya merasa saya semakin baik dan ingin menjadi lebih baik dalam performa saya dan memainkan lebih banyak game! Saya tahu saya masih harus banyak belajar, tetapi saya tahu saya akan sampai di sana pada akhirnya. Sangat senang saya bisa memainkan ketiga olahraga ini dan melanjutkan dengan Korfball!

Baca Juga : Manfaat Korfball Yang Menguatkan Kehidupan Manusia 

Pernahkah Anda memainkan beberapa olahraga yang mirip satu sama lain? Jika sudah, jangan pernah lepaskan, karena akan berguna saat mencoba sesuatu yang baru dan serupa.

Read More
Info

Manfaat Korfball Yang Menguatkan Kehidupan Manusia 

Manfaat Korfball Yang Menguatkan Kehidupan Manusia 

Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Leeds Beckett, berdasarkan pada 6300 pemain korfball yang terdaftar untuk pertandingan kompetitif, telah mengungkapkan manfaat korfball yang menguatkan kehidupan, terutama sebagai olahraga tim pemersatu yang ramah keluarga.

Korfball adalah olahraga tim campuran unik yang telah dimainkan sejak awal 1900-an, dan kini hadir di 70 negara di seluruh dunia. Empat pemain pria dan empat wanita berpartisipasi dalam tim dalam permainan yang memiliki kesamaan dengan bola basket, bola tangan, dan bola jaring.

Temuan utama termasuk motivasi dan tingkat partisipasi pria dan wanita dalam olahraga dan bagaimana, terlepas dari peristiwa besar dalam hidup, komitmen korfball dapat ditekuk di sekitar tuntutan lain untuk memungkinkan wanita khususnya terus bermain sepanjang hidup mereka.

Tingkat partisipasi untuk pria dan wanita

Tingkat partisipasi untuk pria dan wanita

Ada persamaan yang hampir sama antara pria dan wanita yang bermain olahraga antara usia 18 dan 30 tahun, dengan jumlah peserta wanita sedikit lebih tinggi, meskipun rata-rata wanita bermain dalam pertandingan kompetitif yang lebih sedikit.

Tingkat partisipasi mulai menurun setelah usia 30 tahun, seiring dengan meningkatnya tuntutan karir dan keluarga. Sementara partisipasi aktif wanita dalam pertandingan kompetitif berkurang selama usia 30-an dibandingkan dengan partisipasi pria, ini meningkat lagi di usia 40-an. Faktor penting yang memungkinkan mereka untuk melanjutkan partisipasi adalah ketersediaan pengasuhan anak informal dalam komunitas korfball (baik teman satu klub atau pasangan mereka berada di pertandingan dan mampu menjaga anak-anak).

Kedua jenis kelamin menunjukkan tingkat partisipasi yang sama di usia 40-an dan 50-an. Faktor penting dalam mendorong kedua jenis kelamin untuk tetap aktif seiring bertambahnya usia adalah kemampuan untuk bermain dengan atau bersama anak-anak dan pasangan mereka, menunjukkan olahraga yang berorientasi keluarga.

Pria tetap lebih aktif hingga usia tua, dengan lebih banyak peserta pria berusia 60-an dan 70-an yang masih memainkan pertandingan kompetitif. Namun, beberapa wanita terus bermain di usia 60-an atau tetap terlibat dalam kapasitas lain (sukarelawan, pelatih, dll.), mendukung komunitas Korfball dan generasi pemain berikutnya.

Penggerak motivasi untuk pemain korfball

Penelitian ini juga menyoroti bahwa bisa bermain dalam tim campuran gender adalah motivasi yang signifikan untuk tetap berada di komunitas korfball dan bermain olahraga ini seumur hidup. Motivasi lainnya termasuk:

Mencoba olahraga baru – kemampuan untuk mencoba sesuatu yang baru di masa dewasa adalah penting (yaitu memulai dengan pijakan yang sama dengan catatan yang bersih, terlepas dari pengalaman olahraga individu)

Bermain olahraga yang inklusif – baik pria maupun wanita menghargai kesempatan untuk berolahraga dengan pasangan atau dengan lawan jenis

Kemungkinan untuk pengembangan pribadi – baik pria maupun wanita melihat peluang untuk belajar dan berkembang dalam sesuatu yang baru dan juga menyatakan minat yang sama untuk bersaing dan tampil di level tertinggi. Jumlah yang sama dari kedua jenis kelamin yang bersedia melakukan perjalanan jarak jauh untuk pelatihan berkualitas tinggi dan peluang pertandingan

Peluang menjadi sukarelawan – kemampuan untuk “memberi kembali” olahraga melalui pembinaan, sukarela, pengorganisasian atau wasit, sama pentingnya bagi kedua jenis kelamin. Umum di antara semua peserta survei juga pentingnya menjadi bagian dari “keluarga olahraga” dan memperoleh rasa memiliki dari bermain korfball

Pemain Internasional Inggris Jo-Anne Wilson berkomentar:

“Adikku Jack dan aku mulai bermain di sekolah. Setelah mengamati kami selama beberapa tahun, ayah saya, yang saat itu berusia 60-an, memutuskan untuk mencobanya. Dia sekarang kapten dan pencetak gol terbanyak tim kelima klub kami. Sangat menyenangkan bagi kami sebagai keluarga untuk memiliki sesuatu untuk dilakukan dan dibicarakan bersama di meja makan. Dan karena ayah adalah seorang pembangun, itu membantunya tetap bugar untuk bekerja – meskipun berusia 70-an, dia masih berlari naik turun tangga sepanjang hari.”

Dame Helena Morrissey, Head of Personal Investing at Legal & General Investment Management, sponsor dari England Korfball Grand Finals, juga mengatakan:

“Korfball jelas menawarkan nilai seumur hidup bagi para pemainnya dan menciptakan komunitas yang tidak dimiliki olahraga lain. Sungguh luar biasa dapat mendukung olahraga yang inklusif dan akomodatif berdasarkan desain. Setelah melihat putri saya sendiri bermain dan menjadi begitu terlibat dengan korfball, saya tahu betapa memuaskannya itu – dan kegembiraan korfball juga dirasakan oleh seluruh keluarga! Penelitian dari Universitas Leeds Beckett harus menginspirasi pembuat kebijakan karena korfball menawarkan kesempatan bagi siapa saja untuk berpartisipasi dalam olahraga akar rumput, menjadi bagian dari komunitas yang hangat dan ramah, serta mendorong kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik.”

Ellen Pearce, Ketua Korfball Inggris mengatakan:

“Pada saat kami berusaha untuk meminimalkan putus sekolah pgsoft dan aktivitas, korfball tampaknya mempertahankan keseimbangan gendernya, dengan tingkat partisipasi wanita meningkat kembali menjadi sekitar 50% untuk pemain berusia 40-an dan 50-an.

Baca juga artikel berikut ini : Alasan Bagus Untuk Bermain Korfball

Read More
Info

Korfball – Fakta dan Aturan Olahraga Belanda

Korfball – Fakta dan Aturan Olahraga Belanda

Pernahkah Anda mendengar olahraga yang disebut Korfball? Gim ini mungkin baru bagi Anda, tetapi ini adalah olahraga bola yang populer di Belanda. Korfball mirip dengan bola basket dan bola jaring. Permainan ini ditemukan oleh Nico Broekhuysen, seorang guru sekolah, di Belanda sekitar satu abad yang lalu.

Korfball adalah olahraga campuran jenis kelamin yang dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri dari delapan pemain — empat pria dan empat pemain wanita. Ada sekitar lebih dari 90.000 pemain Korfball dan sekitar 500 klub di Belanda. Wanita dan pria bersaing bersama dalam olahraga ini.
Lanjutkan membaca untuk mengetahui asal usul Korfball, aturan main, perlengkapan Korfball, cara bermain, taruhan olahraga Korfball, dan banyak lagi.

Sejarah singkat Korfball

Sejarah singkat Korfball
Nico Broekhuysen mendirikan Korfball pada tahun 1902 saat mengajar murid-muridnya di Amsterdam. Dia terinspirasi oleh permainan Swedia yang disebut “ringboll” yang dia pelajari saat dia mengikuti kursus pendidikan di Swedia. Di ringboll, pemain mencetak skor dengan melempar bola melalui cincin yang dipasang di tiang setinggi tiga meter. Baik pria maupun wanita memainkan Ringboll.

Ketika Broekhuysen kembali ke Amsterdam, dia memutuskan untuk mengajari murid-muridnya permainan Swedia. Namun, alih-alih menggunakan cincin, ia menggantinya dengan Korf (bahasa Belanda untuk keranjang) untuk memudahkan melihat apakah seorang pemain telah mencetak gol atau tidak. Lebih lanjut, Broekhuysen menyederhanakan aturan mainnya agar lebih mudah dipahami dan diikuti oleh semua umur dalam olahraga ini.
Pada awalnya, orang-orang menolak untuk memberikan perhatian pada olahraga baru tersebut karena baik pria maupun wanita berkompetisi bersama dalam permainan tersebut. Pada satu titik, para pemain dituduh tidak bermoral. Terlepas dari semua kritik, Korfball ditampilkan di Olimpiade Musim Panas 1920 dan 1928 sebagai olahraga demonstrasi.

Setelah acara ini, olahraga terus mendapatkan penerimaan luas. Sekarang selain korfball, slot demo juga dimainkan di lebih dari 60 negara, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Wales, Yunani, India, Afrika Selatan, Nigeria, Swedia, Irlandia, dan Hong Kong.

Korfball dan taruhan olahraga

Selain mencatat peningkatan partisipasi setiap tahun, Korfball juga menjadi pilihan taruhan populer di Belanda. Semakin banyak situs taruhan terbaik di Belanda menampilkan acara Korfball domestik dan internasional di sportsbook mereka dan menawarkan peluang besar bagi petaruh. Jika Anda seorang pemain Belanda yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda, Korfball adalah pilihan yang sangat baik untuk dipertimbangkan.

Aturan main

Di bawah ini adalah beberapa aturan Korfball yang harus Anda ketahui :
• Korfball dimainkan dengan tangan saja.
• Pemain tidak diperbolehkan bergerak dengan bola di tangan mereka.
• Pemain tidak diperbolehkan melakukan tembakan jika pemain lawan berada dalam jarak lengannya.
• Kontak fisik minimal diperbolehkan di Korfball — tackling dan holding tidak diizinkan.
• Ukuran lapangan indoor Korfball harus 20m x 40m, sedangkan lapangan outdoor harus 30m x 60m
• Tim Korfball terdiri dari empat pemain wanita dan empat pemain pria.
• Tim berganti sisi setelah setiap gol kedua, yaitu penyerang berubah menjadi bek dan sebaliknya.
• Pertandingan Korfball terdiri dari dua babak – masing-masing babak berlangsung selama 35 menit, dan ada jeda 10 menit setelah setiap babak.
• Tujuan permainan Korfball adalah untuk mendapatkan poin dengan cara melempar bola melewati keranjang lawan.
• Setelah permainan berakhir, tim dengan poin terbanyak dinyatakan sebagai pemenang pertandingan.
• Jika tim memiliki poin yang sama di akhir pertandingan, pertandingan dinyatakan seri.
Peralatan yang dibutuhkan untuk pertandingan bola korf
Satu-satunya peralatan penting yang dibutuhkan untuk pertandingan Korfball adalah bola. Hanya bola yang disetujui oleh International Korfball Federation (IKF) yang diperbolehkan. Bola harus memiliki berat antara 445g dan 475g. Selain itu, keliling bola harus antara 68cm dan 70.5cm. Selain bola, pemain diharapkan memakai sepatu dan strip yang sesuai.

Hal-hal yang tidak diperbolehkan di Korfball
1. Kontak fisik apa pun yang dapat menghalangi pergerakan pemain lain.
2. Pemain tidak diperbolehkan menjatuhkan bola dari tangan pemain lain.
3. Pemain tidak diperbolehkan berpindah dari satu tempat ke tempat lain sambil memegang bola.
4. Pemain tidak diperbolehkan bermain di luar zonanya, yaitu penyerang hanya diperbolehkan menyerang di dalam zonanya, dan pemain bertahan hanya dapat bertahan di dalam zonanya.
5. Pemain Korfball tidak diperbolehkan menyentuh bola dengan kaki atau kakinya.
6. Menandai pemain lawan jenis tidak diizinkan di Korfball.

Beberapa fakta menarik tentang Korfball
• Seorang guru Belanda, Nico Broekhuysen, menemukan Korfball pada tahun 1902. Tujuannya adalah untuk menciptakan olahraga yang dapat dimainkan bersama oleh kedua jenis kelamin.
• Korf berarti keranjang di Belanda, jadi Korfball berarti bola basket. Namun, Korball dan bola basket adalah dua olahraga yang berbeda.
• Korfball dimainkan di sekitar 70 negara oleh lebih dari satu juta orang.
• Olahraga populer Belanda ini juga memiliki versi pantai.
• Selain versi delapan sisi, Korfball juga memiliki versi empat sisi.
• Anda dapat memainkan Korfball di hampir

Baca Juga Artikel Berikut Ini : Alasan Bagus Untuk Bermain Korfball

Read More
Blog

Alasan Bagus Untuk Bermain Korfball

Alasan Bagus Untuk Bermain Korfball

Dengan berakhirnya penguncian terbaru, banyak orang mencari aktivitas baru yang dapat mereka coba. Dan, setelah satu tahun di mana kami hampir tidak bisa berlatih apalagi mengatur atau menghadiri turnamen atau pertandingan apa pun, kami ingin merekrut pemain baru untuk bergabung dengan klub junior kami. Sempurna!

Dengan semua informasi yang diperlukan untuk masuk ke poster kami – Apa? Kapan? Di mana? Berapa harganya? – seringkali tidak ada ruang untuk membicarakan pertanyaan yang paling penting: mengapa?

Yang sangat penting ketika Anda mencoba membujuk orang untuk mencoba olahraga yang mungkin belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Jadi mengapa Anda harus bermain korfball?

Jadi mengapa Anda harus bermain korfball

(Catatan: ini dimaksudkan sebagai daftar 10 alasan, tetapi berakhir sebagai 14 karena saya tidak dapat memutuskan mana yang harus ditinggalkan!)

1. Korfball sangat menyenangkan (jelas, saya tahu, tapi tetap yang paling penting!)
2. Salah satu alasannya adalah karena kecepatannya sangat cepat.

3. Yang berarti ini adalah cara yang sangat baik untuk meningkatkan kebugaran Anda tanpa menyadarinya.

Menurut Anda alasan itu juga berlaku untuk banyak olahraga lain? Mencari sesuatu yang tidak dimulai dengan ‘F’? Yang berikutnya jauh lebih spesifik korf …

4. Tidak ada posisi yang ditentukan dalam korfball – semua orang menyerang dan semua orang bertahan. Ini berarti semua orang terlibat sepanjang permainan dan Anda mendapatkan lebih banyak sentuhan bola, yang membantu Anda berkembang lebih cepat.

5. Anda juga tidak bisa bergerak dengan bola, jadi Anda bisa berkonsentrasi pada keterampilan kunci dalam mengoper dan bergerak ke luar angkasa. Keterampilan bola yang Anda kembangkan dan perubahan kecepatan dan arah yang Anda perlukan untuk bebas dalam menyerang dapat dialihkan ke olahraga lain, jadi bermain korfball akan meningkatkan Anda sebagai pemain game.

6. Karena semua orang menyerang dan bertahan, Anda tidak terjebak dalam peran yang tidak Anda sukai. Setiap orang mendapat kesempatan untuk mencetak gol dan melatih keterampilan bertahan mereka. Itu membuat Anda menjadi pemain serba bisa, alih-alih ditempatkan sebagai bek kanan atau pertahanan gawang.

7. Korfball sangat bagus untuk mengembangkan kerja tim, karena lebih sulit bagi pemain individu untuk mendominasi (Anda tidak dapat bergerak dengan bola – ingat!)

8. Ini juga membantu mengembangkan keterampilan pemecahan masalah. Pemain dicocokkan dengan lawan individu dan harus mencari cara untuk mengecoh mereka – menghentikan mereka dari mencetak gol di pertahanan dan masuk ke posisi mencetak gol dalam serangan – serta bagaimana untuk berhasil sebagai sebuah tim (apa yang terjadi jika penembak terbaik Anda ditandai oleh bek yang sangat kuat?)

9. Dalam korfball, kamu tidak bisa menembak jika sedang dibela/dijaga. Selain menjadi aturan yang mendorong penyerang untuk menemukan ruang, aturan ini juga menghilangkan beberapa keuntungan menjadi tinggi, yang ditemukan dalam olahraga serupa seperti bola jaring dan bola basket. Ini adalah olahraga untuk semua bentuk dan ukuran tubuh.

10. Dengan semua pembicaraan tentang kurangnya kesetaraan antara olahraga pria dan wanita di tingkat tertinggi, sungguh menakjubkan korfball tidak lagi dirujuk, sebagai contoh olahraga di mana pria dan wanita / anak laki-laki dan perempuan bermain di tim yang sama. Aspek unik dari olahraga ini membantu meningkatkan rasa hormat.

11. Fakta situs http://69.16.224.147/ mengatakan bahwa korfball dimainkan dalam tim campuran membuatnya sempurna untuk keluarga, memungkinkan saudara laki-laki dan perempuan, ayah dan anak perempuan, ibu dan anak laki-laki dan sejumlah permutasi lainnya untuk bermain bersama.

Baca juga : Perbedaan Korfball Dan Basket

Read More
Blog

Olahraga Korfball Yang Mempromosikan Kesetaraan Gender

Olahraga Korfball Yang Mempromosikan Kesetaraan Gender

Melalui olahraga, organisasi berbicara kepada anak-anak tentang masalah sosial dan kebutuhan akan perubahan. Salah satu masalah tersebut tentu saja – inklusi. Dan salah satu isu inklusi tersebut adalah – kesetaraan gender. Untuk memulai dialog tentang kesetaraan gender, sangat penting untuk menempatkan anak laki-laki dan perempuan di bidang yang sama dan melibatkan mereka dalam kegiatan tim. Ketika Anda mengidentifikasi olahraga sebagai aktivitas Anda, di situlah letak masalahnya – olahraga apa yang dapat Anda gunakan untuk mengatasi hal ini? Nah, seorang guru sekolah Belanda datang dengan sebuah jawaban, hanya sekitar 115 tahun yang lalu!

Apa itu Korfball?

Korfball, sebagai olahraga, seperti campuran bola tangan, bola jaring, dan bola basket. Dua tim yang terdiri dari 8, masing-masing tim memiliki 4 anggota pria dan 4 wanita, yang pada gilirannya dibagi menjadi 2 zona – menyerang dan bertahan. Sebelum Anda membiarkan imajinasi Anda menjadi liar – ini adalah olahraga kontak terbatas. Sebagai leveller tambahan, pria hanya bisa bertahan melawan pria dan wanita melawan wanita. Tapi sebagai sebuah tim, mereka bekerja sama. Dan mereka harus! Begitu seorang pemain menguasai bola, dia harus meletakkan satu kaki ke bawah – tidak menggiring bola, tidak berlari dan tidak berjalan.

Ini berarti rekan satu timnya harus bergerak secara taktis, dan terus menerus, untuk memberikan opsi passing. Sekarang Anda berpikir – bagaimana dengan anak-anak jangkung yang akan mendominasi pertunjukan? Tidak mudah – seseorang hanya dapat mencoba mencetak gol jika tidak ada pemain bertahan di antara orang itu dan keranjang (atau korf). Jadi Anda harus pintar, cepat dan licik, dan melarikan diri dari bek Anda bahkan sebelum Anda dapat mencoba untuk mencetak gol. Itu menjadi lebih baik – setelah setiap 2 gol dicetak, penyerang menjadi pembela dan sebaliknya. Cukup jenius!

Waktunya di sini untuk olahraga campuran gender!

Waktunya di sini untuk olahraga campuran gender!

Pikirkan tentang hal ini – olahraga dengan campuran gender yang sempurna memiliki kontak terbatas, membutuhkan kerja tim yang sempurna, gerakan yang konstan, dan memaksa setiap pemain untuk sama-sama mahir dalam menyerang dan bertahan. Saat kegiatan berjalan, itu mencentang banyak kotak. Itu juga tidak membutuhkan infrastruktur besar. Sebuah permukaan bermain yang aman, sebuah korf di setiap ujung dan demarkasi zona adalah semua yang dibutuhkan. Jika Anda kesulitan mendapatkan korf, gunakan apa pun yang memungkinkan bola melewatinya! Bermain di dalam ruangan dalam cuaca buruk, sesuaikan ukuran lapangan dan tim dengan ruang yang tersedia, wujudkan. Faktanya, sudah ada versi permainan dengan lebih sedikit pemain (4 pemain, 1 korf) dan permukaan yang berbeda (pantai, es, air) yang digunakan untuk pengembangan olahraga di banyak negara. Hanya satu aturan yang tidak bisa dilanggar – tim harus benar-benar campuran gender.

Pengakuan global untuk Korfball

Tidak dapat dipahami bagaimana olahraga ini tidak lebih populer secara global, meskipun diciptakan sekitar waktu yang sama dengan bola basket. Saat ini, 70 negara memainkan olahraga ini dan lebih dari 100.000 pemain memainkan olahraga tersebut di Belanda sendiri! Belanda juga telah memenangkan 9 dari 10 Kejuaraan Dunia dan 9 dari 9 acara Pertandingan Dunia di Korfball. Jadi ya, mereka juga cukup bagus dalam hal itu. Kebetulan, Korfball bahkan merupakan olahraga demonstrasi di Olimpiade 1920 dan 1928. Untungnya meskipun, waktu berubah. Olahraga ini mencengkeram sebagian besar Eropa dan membuat kehadirannya terasa di Asia juga, dengan China Taipei berada di peringkat ke-2 di dunia di belakang Belanda dan Hong Kong yang masuk dalam 10 besar.

Masyarakat pada umumnya dan organisasi yang bekerja untuk membuatnya lebih inklusif memiliki bahan untuk dipikirkan sekarang. Ya, kita membutuhkan konferensi dan lokakarya dengan pembicara terkemuka yang berbicara tentang kesetaraan gender, tetapi apa yang benar-benar dapat menyampaikan pesan adalah sesi Korfball yang berjuang keras di mana kedua gender saling cocok di setiap langkah. Belajar dengan hidup kata mereka; lagi pula, siapa lagi yang mengajarimu lebih banyak tentang kehidupan selain kehidupan itu sendiri!?

Read More
Blog

Sejarah Olahraga Korfball

Sejarah Olahraga Korfball

Pada akhir Perang Dunia II tur demonstrasi korfball di Inggris dilakukan oleh grup Inggris-Belanda. Hal ini juga menyebabkan kunjungan ke Belanda oleh para guru dan orang lain yang tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang korfball. Salah satu perhentian tur asli yang dilakukan adalah ke Mitcham dan itu mengarah pada pembentukan Mitcham KC, sementara Wandsworth KC dan Croydon KC juga dimulai pada saat ini (1946).

Pada tanggal 31 Juli 1946 Asosiasi Bola Korf Inggris (BKA) didirikan, dan BKA berafiliasi dengan Federasi Bola Korf Internasional pada tanggal 21 September 1946. Liga London dimulai pada tahun 1948, menampilkan 2 tim dari masing-masing klub tersebut, Bec KC bergabung dengan Liga segera setelah ini.

Itu 1956 sebelum divisi kedua dan ketiga liga dimungkinkan, dengan klub-klub baru dimulai di Hornchurch, Edmonton dan Bromley… dan lebih jauh di Sheffield, Derby dan Folkestone – cukup banyak perjalanan untuk klub yang bersangkutan. Sayangnya klub-klub baru ini tidak bertahan lama, terhalang oleh perjalanan.

Pada musim 1957-58 BKA memperkenalkan kompetisi piala. Hingga 1961 korfball dimainkan oleh tim yang terdiri dari 12 pemain, dibagi menjadi 3 bagian yang terdiri dari 4 pemain per tim. Ini adalah permainan luar ruang 2 x 45 menit di lapangan rumput 90 x 40 meter.

1961 melihat pengenalan apa yang sekarang dikenal sebagai korfball dalam ruangan tetapi pada saat itu dikenal sebagai ‘korfball mikro’ dan berasal dari Belanda. Sebuah tim sekarang memiliki dua bagian, masing-masing 4 pemain.

Kompetisi dalam ruangan pertama adalah liga musim panas di tahun 1970-an, yang dimainkan di Pusat Olahraga Nasional di Crystal Palace, London.

Pada tahun 1977 Liga London berlangsung di luar ruangan pada Musim Gugur dan Musim Semi, dengan liga dalam ruangan selama bulan-bulan musim dingin. Pada akhirnya liga luar ruangan dihentikan dan korfball hampir secara eksklusif menjadi permainan dalam ruangan di Inggris, selain dari turnamen musim panas di mana banyak klub berkumpul untuk memainkan pertandingan yang pada dasarnya ‘sosial’ sepanjang hari.

Tahun 1970-an melihat lebih banyak kemajuan, dengan klub-klub terbentuk di Swindon dan Essex (tidak berlangsung lama), sementara kemajuan yang berarti dibuat di Kent. Asosiasi Kent Korfball dibentuk pada tahun 1975, menampilkan beberapa klub. Perkembangan penting dimulai pada 1980-an, dengan sejumlah universitas mulai bermain, dipimpin oleh University of London. Inisiatif ini telah menyebabkan banyak klub baru dimulai sebagai hasil dari lulusan yang ingin melanjutkan olahraga dan merasa perlu untuk memulai sebuah klub. Ini telah memainkan peran khusus dalam penyebaran geografis olahraga. Asosiasi Korfball Mahasiswa Inggris dibentuk pada tahun 1990.

Sejarah Permainan Olahraga Korfball

Permainan Korfball

Selama 1980-an Asosiasi Surrey Korfball didirikan, dengan liga klub di Woking, Guildford, Redhill, Leatherhead, Elmbridge dan Farnham. Liga ini tidak bertahan lama. Asosiasi Area Baru juga dimulai di Norfolk, Inggris Tengah dan Barat Daya antara tahun 1989 dan 1993.

BKA menciptakan liga Nasional pada tahun 1994, menampilkan klub-klub dari London, Kent dan Surrey. Liga ini sekarang menjadi puncak piramida liga lokal di seluruh Inggris.

Di Inggris, klub-klub sekarang tersebar dari Exeter dan Bristol di Barat Daya, ke Manchester dan Leeds di Utara, ke Norwich dan Cambridge di timur dan Maidstone di Tenggara.

Pada tahun 2006, Inggris, Skotlandia dan Wales dipisahkan menjadi organisasi nasional mereka sendiri.

Pada Kejuaraan Dunia, Inggris Raya (sekarang Inggris) finis di posisi ke-3 pada tahun 1987 dan 1999, dan tempat ke-4 pada tahun 1978 dan 1984. Pada tahun 2003, 2007 dan 2011 Inggris berada di posisi ke-5 atau terkadang ke-7, namun penting untuk dicatat bahwa pertumbuhan korfball secara global telah membawa lebih banyak negara kuat ke kejuaraan.

Pada tahun 2006, Asosiasi Bola Korf Inggris (EKA) dibentuk setelah BKA setuju untuk berubah menjadi tiga organisasi negara asal. Dari tahun 2006 hingga 2011, EKA fokus pada peningkatan struktur persaingan domestik dan kinerja internasional. Hal ini didukung oleh tinjauan pembangunan yang ekstensif untuk memastikan prioritas pembangunan utama untuk menentukan struktur persaingan yang diperlukan yang meningkatkan partisipasi dan meningkatkan basis pemain elit.

Ini mengarah pada dua aktivitas utama; pertama pembentukan Liga Korfball Inggris di www.mabosway.win yang terdiri dari 10 tim teratas negara yang memiliki mandat untuk meningkatkan standar permainan dan memperluas representasi geografis liga. Kedua, melalui campuran inisiatif swasta dan program pengembangan yang dipimpin NGB, EKA menghasilkan serangkaian Atlet Kelas Dunia dengan sumber daya terbatas di tingkat senior dan di bawah 16 tahun.

Info lainnya : Perbedaan Korfball Dan Basket 

Saat ini, England Korfball sedang bekerja untuk mencapai prioritas Rencana Strategis 2012-2016 untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan yang dibangun di atas kesuksesan saat ini.

Read More
Blog

Korfball – permainan untuk mengatasi seksisme dalam olahraga?

Ini adalah pemandangan sekolah yang khas – tim anak-anak berbaju oto merah, hijau dan kuning bermain olahraga kompetitif.

Tapi ada satu perbedaan mencolok – olahraga yang mereka mainkan di Instituto Geremario Dantas di Rio de Janeiro adalah olahraga di mana tim terdiri dari anak laki-laki dan perempuan.

Korfball, yang ditemukan pada awal abad ke-20, digambarkan sebagai satu-satunya permainan bola jenis kelamin campuran.

Aturan mainnya berarti anak-anak di gedung olahraga sekolah di Brasil ini didorong untuk bermain bersama.

“Saya sangat menyukainya karena Anda bisa bermain dengan anak laki-laki dan perempuan,” kata Giovanni yang berusia 11 tahun. “Ini adalah olahraga yang memungkinkan semua orang bermain – anak laki-laki, perempuan, dan orang dengan kemampuan berbeda.

“Kami semua berbeda dan kami bagus dalam hal yang berbeda, tetapi dalam permainan ini kami semua bisa bermain.”

Dari kesenjangan gaji gender yang sangat besar di banyak disiplin ilmu, hingga penonton wanita yang lebih sedikit yang menonton acara olahraga di televisi, hingga anak perempuan yang putus sekolah dari pendidikan jasmani – ada banyak masalah dalam hal mengajak wanita berolahraga.

Tapi kami menantang sekelompok wanita untuk menemukan cara menangani masalah ini. Apakah korfball salah satu jawabannya?

“Korfball mematahkan stereotip bahwa anak laki-laki dan perempuan tidak bisa bermain bersama, dan bahwa perempuan adalah jenis kelamin yang lebih lemah,” kata Sheila Duarte, guru di Instituto Geremario Dantas.

“Itu menunjukkan bahwa anak perempuan juga bisa bermain permainan bola dan olahraga yang intens.”

John, 12, mengatakan dia “menyukai” korfball. Mengapa? “Ini adalah permainan yang memiliki banyak gerakan dan Anda bisa bermain dengan perempuan,” katanya.

Permainan ini bisa dimainkan di dalam ruangan atau di luar ruangan di lapangan dan tujuannya adalah untuk melempar bola melewati gawang, atau “korf”, keranjang plastik di atas tiang 3,5m di atas tanah.

Belanda adalah tim dominan di pentas dunia, tetapi permainan ini semakin populer di seluruh dunia.

Korfball - Cara bermain

Korfball – Cara bermain

  • Setiap tim terdiri dari empat pemain pria dan empat wanita. Lapangan permainan dibagi menjadi dua zona yang sama dan dua pemain dari setiap jenis kelamin ditempatkan di setiap zona
  • Mereka tidak dapat pindah ke zona lain selama pertandingan tetapi setiap kali dua gol dicetak, para pemain bertukar zona dan oleh karena itu peran (“penyerang” menjadi “bek” dan sebaliknya)
  • Olahraga ini memiliki kemiripan dengan netball dan basket. Pemain mencetak gol dengan melempar bola melewati gawang (“korf”) tim lawan
  • Jika Anda menguasai bola, Anda hanya bisa menggerakkan satu kaki dan bisa melakukan pivot di kaki lainnya. Anda tidak boleh menggiring bola atau berlari dengan bola, dan dilarang melakukan kontak fisik yang disengaja
  • Gol hanya bisa dicetak jika seorang pemain menjauh dari seorang bek
  • Tim mana pun yang mencetak gol terbanyak menang

Korf mini adalah korfball versi kecil, cocok untuk anak kecil, sering dimainkan di pantai, sedangkan korflite dirancang untuk pemain yang mengajak teman-teman yang belum pernah bermain sebelumnya.

Ada juga versi permainan yang dapat diakses oleh para penyandang cacat.

Namun meski aturan korfball membuatnya sempurna untuk mengintegrasikan anak laki-laki dan perempuan, dalam hal popularitas di sekolah, apalagi sebagai olahraga tontonan, ia masih dikerdilkan oleh olahraga tradisional seperti sepak bola, tenis, kriket, dan bola basket.

Ini adalah olahraga yang menarik banyak penonton, kesepakatan sponsor besar-besaran, dan selebriti di seluruh dunia.

Temukan juga Perbedaan Korfball Dan Basket pada artikel kami sebelumnya, lihat langsung di halaman utama situs kami.

Read More
Info

Perbedaan Korfball Dan Basket

Perbedaan Korfball Dan Basket

Meskipun basket dan olahraga Korfball terkait erat dan sangat mirip, mantan telah menjadi fenomena global, sementara kondisi lokal. Kedua olahraga memiliki silsilah yang sama [Renson, 2003]. Keduanya dibangun pada akhir abad kesembilan belas, basket di Amerika Serikat (Springfield, Massachusetts) tahun 1892 Korfball di Belanda (Amsterdam) pada tahun 1902. Kedua memiliki nama yang sama, kata Belanda untuk Korf keranjang atau bahasa keranjang kata-kata dalam bahasa Inggris untuk Korf, tergantung pada perspektif Anda ambil. Game kedua adalah olahraga tim di mana dua tim mencoba untuk mencetak poin dengan melemparkan bola tinggi ke dalam keranjang, atau turunannya.

Permainan Korfball

Namun, sebagai salah satu olahraga paling populer dan menarik di dunia, basket sangat berbeda dengan bola Korf, olahraga yang hampir tidak melebihi Belanda. Sementara basket telah menjadi global, modern, profesional, dramatis, maskulin dan mewah di mata banyak orang di seluruh dunia [Nathan pada tahun 2008 olahraga; Vivier dan Rose Monier, 2008], Korfball telah menjadi olahraga yang diabaikan atau diejek sebagai provinsi, tua, amatir, sederhana, feminin dan picik [Bottenburg 1991].

Artikel ini membahas pertanyaan mengapa olahraga sangat berbeda, tetapi ada kemungkinan. Mengapa Korfball di olahraga lokal, dan mengejek dipermalukan di negara asal mereka sementara bola basket telah menjadi olahraga global dengan daya tarik glamor kepada massa? Untuk menjawab pertanyaan ini, ini bertujuan penelitian untuk mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan yang kompleks antara olahraga dan aturan konstitutif penyebaran dan makna diferensial mereka.

Teori mempopulerkan olahraga diferensial [Bottenburg 2001] sebagai kerangka kerja untuk mengeksplorasi pertanyaan penelitian. Tiga prinsip penting dari teori ini, yang terinspirasi oleh karya Bourdieu, Elias Blumer dan Weick.

Prinsip pertama, dan di sini pengaruh Elias bekerja Anda dapat melihat, adalah untuk mempopulerkan olahraga jangka panjang ,, “buta” relatif otonom, dan sampai batas tertentu perkembangan proses terstruktur dalam tingkat perubahan sosial [Elias 1970]. Mengapa Korf basket lebih populer dari sepak bola di dunia dan mengapa itu adalah bola bola Korf tidak bisa menjawab paling populer di Belanda meminta orang mengapa mereka memilih salah satu dari dua olahraga. harus latihan, mereka adalah buah dari pengalaman mereka dalam kondisi dan hubungan dalam kelompok sosial sejarah kelas untuk generasi.

Hal ini berkaitan dengan prinsip kedua, yang mencerminkan pengaruh Bourdieu. Dalam seni dan definisi intrinsik, olahraga selalu membawa elastisitas besar, yang memungkinkan penggunaan dan interpretasi yang sangat berbeda, persaingan dan perubahan dalam konteks lokal [Bourdieu 1988]. praktek dan basket dan Korf bervariasi secara geografis, sosial, dan dari waktu ke waktu. Menurut ini, penyebaran diferensial olahraga tidak dapat dijelaskan oleh fakta bahwa olahraga adalah sedikit lebih menyenangkan daripada yang lain, tergantung pada definisi.

Prinsip ketiga adalah bahwa definisi olahraga oleh individu di satu sisi adalah unik, karena perbedaan dalam sejarah pribadi mereka, tetapi terkait dengan berbagi pengalaman dari konteks sosial dan budaya di mana mereka hidup dan berinteraksi dengan orang lain [ Blumer, 1969; Weick, 1995]. Membangun pemahaman tentang proses saat ini dipengaruhi oleh perubahan dalam hubungan sosial, khususnya antara negara dan kelas sosial, tetapi juga antara pria dan wanita, misalnya, pemuda dan orang tua, dan orang-orang berbagai daerah dan kelompok etnis [Verweel, 2000].

Pada bagian berikut, kita akan membahas arti dibangun oleh Korf dan basket dan bagaimana kaitannya dengan proses pembangunan dalam aturan kedua olahraga. Seperti musim semi konteks disini sepenuhnya teoritis, yang meminta perspektif sejarah komparatif, untuk memeriksa secara rinci sejarah sosial mereka, di mana dan oleh siapa mereka dikembangkan dan tujuan apa, apa aturan dan makna dibangun, jika aturan ini dan makna telah berubah dan mengapa dan bagaimana kaitannya dengan konteks sosial dan budaya di mana olahraga ini berkembang.

Seperti dapat dilihat secara singkat dalam bagian pertama, bola basket media yang membangun dan Korf benar-benar berlawanan satu sama lain. Konsep dan gambar yang membentuk kerangka penafsiran dalam hal ini adalah dikotomi yang mengungkapkan perbedaan sosial dan budaya antara dua olahraga: America / Dunia Belanda / lokal, modern / tradisional, maskulin / feminin. Bagian berikut ini disusun menurut kontras ini.

Read More
Blog

Pengantar Olahraga Korfball

Pengantar Olahraga Korfball

Korfball adalah olahraga jenis campuran yang pada awalnya diciptakan oleh direktur sekolah Belanda disebut Nico Broekhysen pada tahun 1901. Di Belanda, “Korf” adalah keranjang, sehingga olahraga yang mempertahankan akarnya ke Belanda dan tidak tumbuh secepat netball atau basket, permainan semacam ini. Sebelum kita membahas lebih jauh tentang permaian korfball ada baik nya anda mengunjungi situs permainan online berikut depoxito

Nico ingin mengembangkan olahraga yang bisa dinikmati oleh semua siswa di Amsterdam, terlepas dari jenis kelamin, di mana anak-anak diperbolehkan untuk mempertahankan tingkat yang sama dalam game yang sama. 

Permainan Korfball

Acara Belanda pada tahun 1902 dan Asosiasi Nasional didirikan setahun kemudian. Dalam beberapa tahun, permainan telah diperluas untuk empat puluh negara-negara lain. Hal ini menyebabkan penciptaan Korfball Federasi Internasional pada tahun 1923 dan pada tahun 1978, organisasi ini berganti nama menjadi International Korfball Federation (IKF). organisasi yang diakui oleh Komite Olimpiade Internasional dan merupakan anggota dari Federasi Internasional IOC Sport (ARISF) diakui dan Asosiasi Permainan Dunia Internasional (IWGA). IWGA menyelenggarakan World Games, yang berlangsung setahun setelah setiap tahun Olimpiade untuk semua olahraga non-Olimpiade.

Korfball dimainkan oleh dua tim dari empat pria dan empat wanita di lapangan persegi panjang dengan dimensi 40m x 20m. Bidang ini dibagi menjadi dua wilayah 20 m x 20 m dengan posisi keranjang silinder mendukung, terbuka di kedua ujungnya, dengan tepi keranjang 3,5 m di atas tanah. kepala adalah sepertiga jarak dari belakang setengah dari zona tersebut. Bola mirip dengan bola yang digunakan dan tujuan dari permainan ini adalah untuk mencetak gol dengan melemparkan bola ke keranjang dari atas ke bawah. 

Dua laki-laki dan dua tim perempuan bermain di setiap ditunjuk sebagai serangan dan pertahanan yang lebih luas. Dalam serangan ini, bola pergi ke pemain untuk menciptakan peluang menembak. Bek dapat mencegah stroke secara aktif membela penyerang mereka dalam duel lawan satu. Aktif berarti bahwa pertahanan pertahanan, tetapi untuk menyerang mereka di lengan Anda, lihat lawan mereka dan secara aktif mempertahankan bola dengan tangannya. Jika pertahanan keempat untuk memenuhi persyaratan ini, penyerang tidak bisa menggambar. Namun, jika ini tidak terpenuhi, penyerang bebas untuk menarik dan bisa mencetak gol. 

Olahraga ini didasarkan pada kerjasama antara pemain dan mereka tidak dapat menjalankan bola saat mereka mengambil kepemilikan. Ini berarti bahwa ayat dan gerakan adalah dasar dari permainan, dengan fokus pada perubahan arah dan kecepatan untuk penyerang kehilangan bek mereka dan menemukan ruang untuk menciptakan peluang menembak. Kontak tubuh minimum diperbolehkan, tapi pemain tidak bisa melempar atau memukul bola. 

Semua pemain di depan yang bisa ditandai. Pemain tidak bisa membela pemain dengan jenis kelamin yang sama. Setelah dua gol, para pemain dan penyerang daerah yang berubah menjadi pembela dan sebaliknya. Ini berarti bahwa pemain Korfball harus memiliki keterampilan untuk bertahan hidup serangan dan menjadi anggota tim yang kompeten. 

Meskipun Korfball adalah permainan Belanda dan masih didominasi oleh pertumbuhan internasional Belanda, di sekolah-sekolah di Kent, Inggris tercapai. Banyak anak-anak telah tumbuh untuk mewakili distrik mereka dalam berbagai kunjungan ke Belanda dan beberapa telah mengambil peran sentral di tim nasional di semua tingkatan usia. 

Read More
Info

IKF Membatalkan Sebagian Kalender Internasional 2020

IKF Membatalkan Sebagian Kalender Internasional 2020

Dalam pertemuan luar biasa Komite Eksekutif IKF, yang bergabung dengan Wakil Presiden untuk Asia dan Oseania, Federasi Korfball Internasional telah memutuskan untuk membatalkan atau menunda kompetisi internasional 2020-nya. Penyebaran global epidemi Covid19 secara efektif menghalangi banyak kompetisi internasional yang akan diadakan, dan menciptakan begitu banyak ketidakpastian keuangan dan organisasi bagi tuan rumah dan pesaing sehingga banyak keputusan untuk membatalkan acara tidak lagi dapat ditunda.

Kejuaraan Korfball Dunia U21 (Taipei, TPE), Kejuaraan Korfball Asia (Seoul, KOR), Kejuaraan Korfball Eropa / A (Antwerpen, BEL), dan Kejuaraan Korfball Eropa / B (Wroclaw, POL) semuanya telah ditunda hingga tahun 2021.

Dalam koordinasi dengan IKF, Royal Dutch Korfball Association telah memutuskan untuk membatalkan Piala Dunia K17 U17 (Eindhoven, Belanda), dan Kejuaraan Korfball Eropa U15 (Drachten, Belanda). Kedua acara telah dilindungi oleh IKF.

Keputusan yang berkaitan dengan Piala Dunia Korfball Beach (Den Haag, Belanda) dan Kejuaraan Korfball U16 / U19 Asia (Udon Thani, Thailand) telah ditunda ke tanggal berikutnya. Babak kualifikasi untuk Piala Eropa tahun depan juga telah dibatalkan, dan IKF akan meninjau situasi untuk Piala Eropa tahun depan dan Europa Shield mengingat perkembangan berbagai liga nasional di Eropa. Sebagian besar negara Eropa telah menangguhkan liga mereka sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Jan Fransoo, Presiden : “IKF sangat sedih harus mengambil keputusan ini, yang tidak bisa dihindari. Terutama, kesehatan dan kesejahteraan semua atlet, ofisial, dan penggemar adalah prioritas utama kami. Selain itu, tuan rumah saat ini menghadapi risiko keuangan yang tinggi dan kami harus memungkinkan mereka mengembangkan rencana darurat sejak dini. Kami berhubungan dekat dengan penyelenggara acara utama kami dan akan menghubungi semua pembawa acara selama beberapa minggu ke depan untuk membahas konsekuensi lebih lanjut untuk tahun 2020 dan acara mendatang ” melalui konferensi pers yang tercatat di maha168.

Keputusan ini, bersama dengan keputusan sebelumnya dari International World Games Association untuk menunda The World Games hingga 2022, akan memiliki konsekuensi besar bagi seluruh kalender kompetisi IKF untuk 2021, 2022, dan berpotensi 2023. Komite Eksekutif dalam pertemuan hari ini meninjau semua opsi dan akan berkonsultasi dengan kota tuan rumah dan pemangku kepentingan lainnya selama beberapa minggu ke depan. Diharapkan bahwa kalender kompetisi yang direvisi untuk tahun-tahun mendatang akan diumumkan sebelum akhir April. Keputusan sehubungan dengan Piala Eropa tahun depan dan Europa Shield akan dibuat paling lambat pada 1 Juli 2020. Keputusan akhir sehubungan dengan Piala Dunia Korfball Beach akan dibuat selambat-lambatnya 1 Juni 2020.

Jan Fransoo: “IKF memahami dan sepenuhnya mendukung keputusan yang dibuat oleh IWGA dan BOC untuk menunda Pertandingan Dunia sampai 2022, dan memiliki keyakinan penuh bahwa Pertandingan 2022 akan menjadi perayaan olahraga yang hebat. Dengan Olimpiade yang dipindahkan ke 2021 ini adalah pilihan yang paling layak untuk melakukan keadilan untuk Olimpiade di Birmingham. IKF ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam IWGA dan BOC untuk bertindak cepat setelah pengumuman IOC. Memiliki tanggal baru untuk acara yang tersedia menciptakan kejelasan dan memungkinkan kita untuk melihat konsekuensi dari keputusan ini untuk kalender kompetisi korfball internasional. Komite Eksekutif IKF akan bertemu dalam beberapa hari ke depan untuk membahas dampak dari tanggal baru untuk The World Games pada kalender kompetisi IKF untuk 2020-2023.

Mungkin Anda belum memahami, baca juga Aturan Bermain Olahraga Korfball untuk membantu Anda memperjelas bagaimana permainan bola yang satu ini dimainkan.

Read More
Tips

Aturan Bermain Olahraga Korfball

Aturan Bermain Olahraga Korfball

Korfball adalah game Belanda yang berakar pada bola bersih dan bola basket. Sebuah permainan tim, dimainkan dengan delapan pemain di setiap sisi, biasanya semua perempuan meskipun dapat dimainkan dengan empat wanita dan empat pria. Skor poin (gol) dilakukan dengan menempatkan bola melalui keranjang yang diangkat lawan.

Sejarah olahraga membentang kembali ke tahun 1902 ketika permainan ditemukan oleh guru sekolah Belanda Nico Broekhuysen. Inspirasinya adalah permainan Swedia dan ia memutuskan untuk merumuskan versinya sendiri dan memperkenalkannya ke Belanda. Itu menimbulkan kontroversi pada saat itu karena permainan dapat dimainkan dalam tim seks campuran dan banyak orang tersinggung oleh ini. Namun, popularitasnya mulai meningkat dan bahkan dimasukkan di Olimpiade pada tahun 1920 dan 1928 sebagai olahraga demonstrasi, meskipun sayangnya tidak pernah membuatnya menjadi kegiatan Olimpiade biasa.

Sekarang permainan dimainkan di seluruh dunia dan hadir di Amerika Selatan, Amerika Utara Asia, Afrika dan Eropa. Acara reguler di Olimpiade Dunia untuk olahraga bukan bagian dari Olimpiade, dua negara paling sukses di Korfball adalah Belanda dan Belgia.

Mengawasi permainan internasional adalah IKF (Federasi Korfball Internasional) yang juga mengawasi aturan dan peraturan permainan bertugas mempromosikan olahraga di seluruh dunia. Ini adalah tugas yang telah berhasil dengan IKF memiliki 66 negara sebagai anggota.

Obyek Game

Tujuan dari Korfball adalah untuk mencetak lebih banyak gol daripada lawan dan memenangkan pertandingan. Para pemain melakukan ini dengan bekerja sebagai tim untuk menggerakkan bola ke atas sampai mereka masuk ke posisi di mana mereka bisa menembak bola ke gawang lawan mereka.

Karena ini adalah permainan tim, tingkat kerja tim dan komunikasi yang tinggi diperlukan untuk sebuah tim untuk menjadi sukses, seperti tingkat kebugaran fisik dan keterampilan bola yang baik.

Pemain & Peralatan

Ada delapan pemain yang membentuk tim Korfball, dan ini harus terdiri dari empat wanita dan empat pria atau delapan wanita. Lapangan yang digunakan harus 20m x 40m atau jika bermain di luar harus 30m x 60m. Kedua jaring harus dipasang di atas tiang 3,5m.

Dalam hal peralatan, bola yang digunakan haruslah bola tipe bulat nomor 5 yang telah disetujui oleh IKF, harus memiliki berat antara 445g dan 475 dan memiliki lingkar antara 68cm dan 70.5cm. Tidak ada peralatan lain yang penting meskipun liga individu hampir pasti akan membutuhkan tim untuk mengenakan strip dan sepatu pelatihan yang sesuai.

Mencetak gol

Sistem penilaian di Korfball sederhana dan berkontribusi pada sifat permainan yang serba cepat. Sebuah gol dicetak saat bola dilemparkan ke gawang lawan. Oleh karena itu kedua tim terus berusaha untuk bekerja bola di lapangan untuk menempatkan diri dalam posisi menyerang untuk menembak.

Namun, seorang pemain mungkin tidak mencoba dan mengambil tembakan jika mereka telah ‘dipertahankan’. Ini adalah ketika pemain oposisi memposisikan diri di antara penyerang dan gawang dan dalam jarak satu lengan dari mereka.

Memenangkan Game

Permainan Korfball dimenangkan oleh satu tim yang mencetak lebih banyak gol daripada lawan mereka. Jika pada akhir pertandingan skornya rata, maka permainan dinyatakan seri. Dalam pertandingan piala turnamen di mana seorang pemenang diperlukan, maka tergantung pada persyaratan individu dari kompetisi, itu dapat diputuskan dengan baku tembak, dengan tim yang mencetak jumlah gol terbanyak yang dinyatakan sebagai pemenang.

Aturan Korfball

  • Jika bermain di dalam ruangan, ukuran lapangan Korfball harus 20m x 40m atau jika bermain di luar ruangan harus 30m x 60m.
  • Tim harus terdiri dari delapan pemain dan hanya terdiri dari pemain wanita atau empat wanita dan empat pria.
  • Pertandingan Korfball terdiri dari dua bagian, masing-masing berlangsung selama total 35 menit, dengan istirahat babak pertama 10 menit.
  • Setiap tim memiliki empat pemain di setiap babak dan selama pertandingan mereka tidak dapat berganti zona. Permainan dimulai setelah lemparan koin memutuskan siapa yang akan memulai.
  • Di Korfball, tujuannya adalah untuk mencetak gol dengan melemparkan bola melalui keranjang lawan.
  • Setelah dua gol dicetak, tim mengubah zona, dengan penyerang menjadi pemain bertahan dan sebaliknya. Tim juga bertukar berakhir di babak pertama.
  • Saat menerima bola, pemain tidak boleh menggiring bola, berjalan atau berlari dengannya, tetapi bisa menggerakkan satu kaki dengan satu kaki yang tersisa ditanam ke tanah seperti di bola net.
  • Menangani, memblokir dan menahan tidak diizinkan di Korfball.
  • Tim dengan gol (poin) terbanyak di akhir pertandingan dinyatakan sebagai pemenang.
  • Jika kedua tim memiliki poin yang sama di akhir pertandingan, pertandingan dinyatakan seri.
Read More